Select Page

Tips Perawatan PU Conveyor Belt Agar Tetap Higienis dan Awet

Jual Conveyor Belt

RSM sebagai Agen Resmi menjual conveyor belt merk BANDO, HABASIT dan sabuk conveyor murah lainnya

Jual Spareparts Conveyor

RSM menjual spareparts conveyor dan aksesoris conveyor lainnya

Tips Perawatan PU Conveyor Belt Agar Tetap Higienis dan Awet

Perawatan PU Conveyor Belt sangat penting dilakukan secara rutin terutama pada industri yang membutuhkan standar kebersihan tinggi seperti makanan, minuman, farmasi, kosmetik, dan pengolahan produk konsumsi.

PU conveyor belt atau polyurethane belt dikenal karena sifatnya yang higienis, fleksibel, dan tahan minyak ringan, namun tetap membutuhkan perawatan yang tepat agar performanya maksimal dan usia pakainya lebih panjang.

Artikel ini membahas langkah perawatan yang benar, kesalahan yang harus dihindari, serta tips agar PU belt tetap higienis dan man digunakan dalam proses produksi.

 

PU Conveyor Belt Membutuhkan Perawatan

PU conveyor belt berbeda dari jenis belt lain seperti rubber atau PVC. Material polyurethane memiliki karakteristik higienis dan lebih sensitif terhadap suhu ekstrem serta bahan kimia tertentu.

Karena itu, perawatan PU conveyor belt memerlukan prosedur yang lebih terkontrol agar :

  • Tidak mudah retak atau mengeras
  • Tidak terjadi kontaminasi pada permukaan belt
  • Tetap aman untuk kontak dengan makanan
  • Umur belt jauh lebih panjang
  • Conveyor berjalan lebih stabil dan efisien

Memahami sifat material PU adalah langkah awal dalam menjaga belt tetap higienis dan awet.

 

PERAWATAN PU CONVEYOR BELT

Berikut beberapa cara efektif yang wajib diterapkan dalam operasional harian maupun maintenance berkala.

  1. Bersihkan Belt Secara Teratur

PU belt harus dibersihkan setiap selesai shift terutama untuk industri makanan. Gunakan air bersih dan sabun food grade agar tidak meninggalkan residu kimia.

Pastikan proses pembersihan mencakup area :

  • Permukaan belt
  • Sisi samping belt
  • Pulley dan roller
  • Underside belt

Kebersihan rutin akan mencegah penumpukan bakteri dan kontaminasi silang.

 

  1. Gunakan Bahan Pembersih yang Tepat

Material PU sensitif terhadap cairan pembersih kuat seperti solvent, thinner, atau cairan abrasif. Gunakan pembersih yang aman seperti :

  • Sabun food grade
  • Air hangat
  • Larutan pembersih ringan yang disetujui untuk industri makanan

Pembersih yang salah dapat menyebabkan PU belt menguning, mengeras, atau retak.

 

  1. Kontrol Tegangan Conveyor Secara Berkala

Tegangan belt yang terlalu tinggi dapat menyebabkan peregangan sehingga belt cepat rusak. Tegangan yang terlalu rendah juga bisa menimbulkan slip.

Periksa tension secara rutin untuk memastikan :

  • Belt tidak bergeser
  • Permukaan belt tidak tertarik berlebihan
  • Proses berjalan stabil tanpa beban berlebih

 

  1. Hindari Kontak dengan Suhu Ekstrem

PU conveyor belt memiliki batas toleransi suhu. Suhu tinggi dari mesin, oven, atau proses pemanasan dapat merusak struktur polyurethane.

Pastikan :

  • Tidak ada sumber panas langsung mengenai belt
  • Belt bekerja pada suhu sesuai spesifikasi pabrik
  • Udara di sekitar conveyor tidak terlalu panas

 

  1. Cegah Kontaminasi dari Material Abrasif

PU belt tidak cocok untuk material yang sangat abrasif seperti pasir, batu, atau serbuk kasar. Jika digunakan pada aplikasinya, pastikan perlindungan tambahan atau proses pembersihan intensif dilakukan.

 

Kesalahan dalam Perawatan PU Conveyor Belt

Berikut adalah beberapa kesalahan yang sering terjadi di lapangan dan dapat memperpendek umur belt.

  • Menggunakan chemical cleaner yang tidak sesuai
  • Membersihkan belt menggunakan sikat kasar
  • Menyemprot belt dengan air tekanan tinggi secara langsung
  • Tidak mengeringkan belt setelah pembersihan
  • Membiarkan residu makanan atau minyak menempel lama
  • Mengabaikan kondisi edge belt yang sobek kecil

Menghindari kesalahan ini akan menjaga PU belt tetap higienis dan tidak mudah aus.

 

Menjaga PU Conveyor Belt Higienis

Untuk industri yang membutuhkan standar kebersihan tinggi, berikut langkah tambahan agar belt tetap aman untuk kontak makanan.

  • Lakukan sanitasi menggunakan cairan yang aman untuk food processing
  • Gunakan air hangat untuk melarutkan lemak dan minyak
  • Pastikan area sekitar conveyor tidak menjadi sumber kontaminasi
  • Inspeksi belt setiap hari pada awal shift dan akhir shift
  • Ganti bagian belt yang sudah retak, mengelupas, atau berubah warna

Perawatan PU conveyor belt yang higienis akan membantu menjaga kualitas produk dan mematuhi standar keamanan pangan.

 

Cara Memperpanjang Umur PU Belt

Agar belt lebih awet, berikut beberapa langkah yang terbukti efektif:

  • Pastikan alignment pulley dalam kondisi baik
  • Gunakan scrapper yang sesuai agar belt tidak tergores
  • Hindari beban berlebih dan overload
  • Lakukan maintenance berkala sesuai SOP
  • Gunakan belt dari brand original yang memiliki kualitas stabil

Dengan perawatan yang tepat, PU belt dapat bertahan lama dan mengurangi biaya penggantian yang tidak perlu.

 

Kesimpulan

Melakukan perawatan PU conveyor belt secara konsisten merupakan langkah penting untuk memastikan belt tetap higienis, aman, dan tahan lama.

Dengan pembersihan rutin, penggunaan bahan pembersih yang tepat, kontrol suhu, serta perawatan mekanis yang benar, PU belt dapat bekerja optimal dan mendukung kelancaran produksi.

Jika Anda membutuhkan PU conveyor belt berkualitas tinggi atau layanan maintenance profesional untuk sistem conveyor Anda, tim kami siap membantu menyediakan solusi lengkap sesuai kebutuhan industri Anda.

 

Konsultasi ?

Call Us : (021) 7823856
0855-808-5555

Related Posts

Follow Us

About the Author

Seputar Marketing

Related Posts

Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!