Select Page

Kapan Harus Menggunakan Herringbone Lagging pada Sistem Conveyor?

Jual Conveyor Belt

RSM sebagai Agen Resmi menjual conveyor belt merk BANDO, HABASIT dan sabuk conveyor murah lainnya

Jual Spareparts Conveyor

RSM menjual spareparts conveyor dan aksesoris conveyor lainnya

Kapan Harus Menggunakan Herringbone Lagging pada Sistem Conveyor?

Herringbon Lagging merupakan salah satu solusi pelapisan pulley yang digunakan pada sistem conveyor untuk meningkatkan traksi dan mencegah terjadinya belt slip.

 

Penggunaan jenis lagging ini menjadi sangat relevan pada sistem conveyor yang beroperasi dengan beban berat, kondisi lingkungan menantang, serta kebutuhan operasional yang menuntut kestabilan tinggi.

 

Artikel ini akan membahas secara menyeluruh kapan penggunaan Herringbon Lagging menjadi pilihan yang tepat, bagaimana cara kerjanya, keunggulannya dibandingkan jenis lagging lain, serta aplikasinya pada berbagai sektor industri.

 

Fungsi Lagging pada Conveyor

Lagging adalah lapisan karet atau material khusus yang dipasang pada permukaan pulley conveyor.

 

Fungsinya bukan sekadar pelindung, tetapi juga untuk meningkatkan daya cengkeram antara pulley dan conveyor belt.

 

Dalam sistem conveyor, lagging berperan untuk :

  • Mencegah belt slip saat membawa beban
  • Meningkatkan efisiensi transmisi daya
  • Mengurangi keausan pulley dan belt
  • Menjaga kestabilan kecepatan conveyor

 

Tanpa lagging yang tepat, conveyor belt lebih mudah mengalami slip, terutama pada kondisi basah atau saat membawa material berat.

 

HERRINGBONE LAGGING

Herringbon Lagging adalah jenis rubber lagging dengan pola permukaan berbentuk V atau chevron yang menyerupai tulang ikan.

 

Pola ini dirancang untuk meningkatkan traksi sekaligus membantu pembuangan air, lumpur, atau debu dari permukaan pulley.

 

Karakteristik utama dari lagging ini meliputi :

  • Pola chevron untuk traksi maksimal
  • Kemampuan self cleaning yang baik
  • Cocok untuk kondisi lingkungan lembap
  • Efektif pada conveyor dengan beban berat

 

Desain permukaannya menjadikan jenis lagging ini unggul dalam kondisi operasional yang tidak ideal.

 

Penggunaan Herringbone Lagging

Tidak semua sistem conveyor membutuhkan jenis lagging yang sama. Ada beberapa kondisi spesifik di mana penggunaan Herringbon Lagging menjadi pilihan paling efektif.

 

  1. Saat Conveyor Beroperasi di Lingkungan Basah

Pada lingkungan kerja yang sering terkena air, hujan, atau lumpur, risiko belt slip meningkat. Pola chevron pada lagging membantu mengalirkan air keluar dari permukaan pulley sehingga daya cengkeram tetap terjaga.

 

  1. Ketika Conveyor Membawa Material Berat

Beban material yang berat meningkatkan tekanan pada sistem conveyor. Lagging dengan traksi tinggi membantu menjaga agar belt tidak tergelincir saat start up maupun saat beroperasi penuh.

 

  1. Untuk Sistem Conveyor dengan Kemiringan Tertentu

Pada conveyor dengan sudut kemiringan, gaya tarik menjadi lebih besar. Herringbon Lagging membantu menjaga kestabilan belt agar tidak mudah slip atau kehilangan grip.

 

  1. Saat Terjadi Slip Berulang pada Pulley

Jika sistem conveyor sering mengalami belt slip meskipun tegangan sudah disesuaikan, penggunaan jenis lagging ini dapat menjadi solusi yang lebih efektif dibandingkan penyesuaian mekanis semata.

 

Keunggulan Herringbone Lagging

Setiap jenis lagging memiliki kelebihan masing masing, namun pada kondisi tertentu, Herringbon Lagging menawarkan keunggulan yang lebih signifikan.

 

Beberapa keunggulannya antara lain :

  • Traksi lebih tinggi dibandingkan lagging polos
  • Mengurangi akumulasi air dan kotoran
  • Lebih stabil pada kondisi basah dan licin
  • Membantu memperpanjang umur conveyor belt

 

Keunggulan ini menjadikan jenis lagging ini banyak digunakan pada industri berat dengan kondisi lingkungan ekstrem.

 

Aplikasi Herringbone Lagging

Herringbon Lagging banyak diaplikasikan pada sektor industri yang membutuhkan sistem conveyor andal dengan risiko slip yang tinggi.

 

Beberapa sektor industri yang umum menggunakan lagging ini antara lain :

  • Industri pertambangan dan pengolahan mineral
  • Industri batu bara
  • Industri semen dan material bangunan
  • Industri perkebunan dan pengolahan hasil sawit
  • Industri pelabuhan dan bulk handling

 

Pada sektor sektor tersebut, conveyor belt bekerja dalam kondisi berat dan kontinu sehingga kebutuhan akan traksi optimal menjadi sangat penting.

 

Penggunaan Lagging yang Tepat

Pemilihan lagging yang sesuai memberikan dampak besar terhadap performa sistem conveyor secara keseluruhan.

 

Dengan Herringbon Lagging, sistem conveyor dapat bekerja lebih stabil dan efisien.

 

Beberapa dampak positif yang dirasakan antara lain :

  • Penurunan risiko downtime akibat slip
  • Beban kerja motor lebih stabil
  • Konsumsi energi lebih terkendali
  • Umur pakai belt dan pulley lebih panjang

 

Efek ini tidak hanya meningkatkan performa teknis, tetapi juga berdampak langsung pada efisiensi biaya operasional.

 

Sebelum Menggunakan Herringbone Lagging

Meskipun memiliki banyak keunggulan, penggunaan Herringbon Lagging tetap perlu disesuaikan dengan kondisi sistem conveyor. Tidak semua aplikasi membutuhkan traksi setinggi ini.

 

Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan meliputi :

  • Kondisi lingkungan kerja
  • Jenis dan berat material
  • Kecepatan conveyor
  • Diameter dan jenis pulley
  • Pola operasional sistem

 

Konsultasi teknis sangat disarankan agar jenis lagging yang dipilih benar benar sesuai kebutuhan.

 

Pemasangan dan Perawatan Lagging

Pemasangan lagging harus dilakukan dengan metode yang tepat agar daya rekat optimal dan umur pakai maksimal.

 

Proses ini biasanya melibatkan persiapan permukaan pulley, aplikasi lem khusus, serta curing yang sesuai standar.

 

Perawatan lagging relatif sederhana, namun tetap penting untuk dilakukan secara berkala, seperti :

  • Pemeriksaan kondisi permukaan lagging
  • Pembersihan dari material berlebih
  • Pengecekan tanda keausan dini

 

Perawatan yang baik membantu menjaga performa conveyor tetap konsisten.

 

Kesimpulan

Herringbon Lagging merupakan solusi efektif untuk sistem conveyor yang membutuhkan traksi tinggi, terutama pada kondisi basah, beban berat, dan lingkungan kerja yang menantang.

 

Dengan pola chevron yang dirancang khusus, jenis lagging ini membantu mencegah belt slip, meningkatkan efisiensi, serta memperpanjang umur sistem conveyor.

 

Jika Anda ingin mengetahui apakah Herringbon Lagging cocok untuk sistem conveyor di industri Anda atau membutuhkan rekomendasi teknis yang tepat, segera hubungi Tim RSM.

 

Tim RSM siap membantu Anda dengan solusi lagging yang sesuai, produk berkualitas, dan dukungan profesional untuk memastikan sistem conveyor Anda bekerja optimal dan siap produksi.

 

Konsultasi ?

Call Us : (021) 7823856
0855-808-5555

Related Posts

Follow Us

About the Author

Seputar Marketing

Related Posts

Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!