Select Page

Aplikasi Belt Scrapper pada Industri Conveyor dan Manfaatnya

Jual Conveyor Belt

RSM sebagai Agen Resmi menjual conveyor belt merk BANDO, HABASIT dan sabuk conveyor murah lainnya

Jual Spareparts Conveyor

RSM menjual spareparts conveyor dan aksesoris conveyor lainnya

Aplikasi Belt Scrapper pada Industri Conveyor dan Manfaatnya

Aplikasi Belt Scrapper menjadi elemen penting dalam sistem conveyor modern karena berfungsi menjaga kebersihan belt, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengurangi downtime yang tidak diinginkan.

Pada banyak industri seperti pertambangan, pabrik kelapa sawit, quarry, dan manufaktur, alat ini berperan menjaga performa conveyor tetap stabil sehingga proses produksi berjalan lebih rapi dan konsisten.

Artikel ini membahas fungsi utama Belt Scrapper, cara kerjanya, jenis aplikasinya, serta manfaat teknis dan ekonomis bagi berbagai sektor industri.

 

Fungsi Belt Scrapper

Belt Scrapper bekerja sebagai pembersih material yang masih menempel pada permukaan belt setelah proses pengangkutan.

Tanpa alat ini material sisa dapat menumpuk dan menyebabkan masalah teknis.

Peran pentingnya mencakup :

  • Menghilangkan material sisa pada return belt
  • Mengurangi tumpahan material di sekitar jalur conveyor
  • Menjaga belt tetap kering dan bersih sebelum masuk ke proses berikutnya
  • Mengurangi tingkat aus akibat kontaminasi material

Dengan aplikasi Belt Scrapper yang tepat sistem conveyor dapat beroperasi lebih stabil tanpa gangguan yang berarti.

 

Cara Kerja Belt Scrapper

Belt Scrapper bekerja dengan menerapkan tekanan tertentu pada permukaan belt sehingga material, lumpur atau debu yang menempel dapat terangkat sepenuhnya.

Proses pembersihan biasanya berlangsung secara otomatis ketika belt berputar.

Cara kerjanya dapat dijelaskan sebagai berikut :

  • Scrapper dipasang di posisi strategis seperti head pulley atau return side
  • Ketika belt bergerak scrapper menyapu kotoran yang terbawa
  • Material hasil pembersihan jatuh ke chute, box atau area buangan
  • Belt yang sudah bersih kembali ke jalur operasional

Model scrapper yang dipilih sangat bergantung pada jenis material dan kondisi belt yang digunakan oleh perusahaan.

 

JENIS APLIKASI BELT SCRAPPER

Setiap industri memiliki karakter material yang berbeda sehingga pemilihan scrapper harus disesuaikan dengan kondisi produksi. Berikut jenis aplikasi yang umum digunakan.

  1. Primary Scrapper

Ditempatkan pada bagian depan pulley utama. Berfungsi membersihkan material besar atau tebal yang menempel setelah proses discharge. Biasanya terbuat dari material carbide yang lebih kuat.

  1. Secondary Scrapper

Diposisikan setelah primary scrapper untuk membersihkan sisa material berukuran halus. Secondary scrapper membantu memastikan belt benar benar bersih sebelum menuju return side.

  1. V-Plow Scrapper

Digunakan untuk membersihkan bagian bawah belt pada sisi return. Cocok untuk menghilangkan material halus dan mencegah kerusakan pada roller atau pulley bagian bawah.

  1. Brush Scrapper

Umumnya dipakai untuk material ringan. Menggunakan mekanisme sikat sehingga cocok untuk industri ringan atau food processing tertentu.

Pemilihan jenis scrapper yang tepat akan meningkatkan umur pakai conveyor dan meminimalkan masalah operasional.

 

Manfaat Aplikasi Belt Scrapper

Penggunaan Belt Scrapper tidak hanya membantu kebersihan sistem tetapi memberikan banyak keuntungan operasional dan finansial bagi perusahaan.

Beberapa manfaatnya antara lain :

  • Mengurangi keausan belt dan meningkatkan usia pakai
  • Meminimalisir tumpahan material sehingga area kerja lebih aman
  • Meningkatkan efisiensi dan mengurangi downtime
  • Menghemat biaya perawatan pada pulley dan roller
  • Menjaga kapasitas conveyor tetap stabil setiap hari

Investasi pada scrapper yang tepat dapat memberikan pengembalian nilai yang signifikan karena mencegah kerusakan besar dalam jangka panjang.

 

Memilih Belt Scrapper

Aplikasi Belt Scrapper yang efektif membutuhkan perhitungan teknis sebelum pemasangan. Beberapa aspek yang harus dipertimbangkan meliputi :

  • Jenis material seperti batu, biji sawit, pasir atau tanah
  • Kecepatan belt yang terlalu tinggi atau terlalu rendah
  • Ketebalan dan jenis permukaan belt
  • Kadar kelembaban material yang mempengaruhi tingkat lengket
  • Kondisi lingkungan seperti suhu, debu atau kelembaban

Dengan analisa yang benar perusahaan dapat memastikan scrapper bekerja optimal tanpa menimbulkan kerusakan tambahan pada belt.

 

Jual Belt Scrapper Conveyor

Jika perusahaan Anda membutuhkan solusi aplikasi Belt Scrapper yang tepat untuk sistem conveyor, pastikan Anda memilih desain dan material yang sesuai dengan kondisi operasional.

Untuk rekomendasi spesifikasi, estimasi biaya serta layanan teknis yang lebih akurat, segera hubungi Tim RSM agar Anda memperoleh solusi pembersihan belt yang efisien, aman dan tahan lama.

 

Konsultasi ?

Call Us : (021) 7823856
0855-808-5555

Related Posts

Follow Us

About the Author

Seputar Marketing

Related Posts

Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!