Memilih Steel Cord Conveyor Belt yang tepat merupakan langkah penting dalam memastikan sistem conveyor bekerja secara maksimal terutama untuk aplikasi berat seperti pertambangan, cement plant, pelabuhan, dan industri manufaktur berskala besar.
Steel cord conveyor belt dirancang untuk membawa material jarak jauh dengan beban tinggi sehingga kesalahan dalam pemilihan spesifikasi dapat berdampak pada kerusakan belt, downtime berulang, hingga biaya operasional yang tidak terkendali.
Artikel ini akan membahas panduan lengkap dalam menentukan steel cord belt yang sesuai dengan karakteristik produksi Anda.
Apa Itu Steel Cord Conveyor Belt
Steel cord conveyor belt adalah jenis belt yang menggunakan steel cord sebagai penguat utama.
Kawat baja yang tersusun memanjang ini membentuk struktur belt yang kuat, stabil, dan memiliki kemampuan menahan tegangan tinggi.
Jenis ini dipilih untuk kebutuhan operasional yang ekstrem.
Steel cord conveyor belt ideal digunakan pada kondisi berikut :
- Pengangkutan jarak jauh hingga ratusan meter
- Beban material sangat berat
- Sistem membutuhkan tegangan tinggi
- Lingkungan kerja abrasif seperti batu, ore, dan mineral
- Kecepatan conveyor tinggi
Memahami karakteristik ini menjadi langkah pertama sebelum memilih steel cord conveyor belt yang tepat.
MEMILIH STEEL CORD CONVEYOR BELT
Pemilihan steel cord belt tidak bisa dilakukan secara general. Setiap industri memiliki beban material, jarak angkut, dan kondisi kerja yang berbeda. Berikut faktor penting yang harus diperhatikan.
- Tensile Strength (Kekuatan Tarik Belt)
Tensile strength menentukan seberapa besar gaya tarik yang mampu ditahan belt tanpa putus. Angka kekuatan biasanya ditulis dalam satuan N per mm lebar belt.
Contoh grade umum :
- ST 630
- ST 1000
- ST 1600
- ST 2500
- ST 3150
- ST 4000
Semakin besar angkanya, semakin tinggi kekuatan tariknya.
- Ketebalan Cover Rubber
Cover rubber berfungsi melindungi steel cord dari abrasi, panas, dan benturan. Pemilihan thickness harus disesuaikan dengan karakter material.
Rekomendasi umum :
- Material abrasif: cover atas lebih tebal
- Material panas: gunakan cover heat resistant
- Beban sedang: standard cover sudah cukup
Cover yang terlalu tipis akan cepat aus, sedangkan terlalu tebal dapat meningkatkan biaya secara tidak perlu.
- Jenis Material yang Diangkut
Material sangat menentukan pemilihan jenis rubber cover dan ketahanan belt.
Contoh kondisi material :
- Batu dan mineral keras membutuhkan cover anti abrasi
- Material panas membutuhkan heat resistant
- Bahan kimia memerlukan cover chemical resistant
- Material lembut atau granular bisa menggunakan cover standard
Memilih steel cord conveyor belt harus mempertimbangkan karakter ini agar belt lebih tahan lama.
- Panjang Conveyor dan Layout Sistem
Steel cord sangat ideal untuk jarak jauh dan elevasi tinggi. Namun, spesifikasi seperti diameter pulley, jumlah bend, serta sudut tanjakan akan memengaruhi pemilihan belt.
Beberapa hal yang wajib dianalisis :
- Jarak antar pulley
- Tension requirement
- Sudut elevasi
- Kapasitas dan kecepatan belt
Analisis yang tepat akan menghindari masalah seperti slip, misalignment, atau belt fatigue.
- Kecepatan Conveyor Belt
Kecepatan berpengaruh pada gesekan, panas, dan tingkat keausan. Semakin tinggi kecepatannya, semakin kuat spesifikasi belt yang dibutuhkan.
Industri tertentu seperti pelabuhan bulk handling menggunakan kecepatan tinggi untuk efisiensi sehingga membutuhkan belt dengan tensile strength besar.
Jenis Cover Rubber pada Steel Cord Belt
Jenis cover rubber menentukan daya tahan belt terhadap kondisi kerja. Berikut beberapa opsi umum yang disesuaikan dengan kebutuhan industri.
- Abrasion Resistant (AR) untuk batu, ore, pasir
- Heat Resistant (HR) untuk material panas
- Oil Resistant (OR) untuk material berminyak
- Fire Resistant (FR) untuk industri tambang bawah tanah
- Chemical Resistant (CR) untuk bahan kimia atau pupuk tertentu
Pemilihan cover rubber yang tepat membantu memperpanjang umur belt dan mengurangi biaya maintenance.
Perbandingan Steel Cord Conveyor Belt
Untuk memahami kapan Anda perlu memilih steel cord belt, berikut perbandingan ringkas.
Steel Cord Belt Cocok Jika :
- Jarak conveyor sangat panjang
- Beban material berat
- Tension sistem besar
- Pengoperasian nonstop
- Risiko kerusakan tinggi membutuhkan belt lebih kuat
Fabric Belt Cocok Jika :
- Jarak pendek hingga menengah
- Material ringan atau sedang
- Beban tidak terlalu ekstrem
- Biaya lebih ekonomis
Dengan memahami perbandingan tersebut, Anda dapat menentukan apakah sistem Anda memang memerlukan steel cord.
Memilih Steel Cord Conveyor Belt yang Tepat
Berikut panduan sederhana namun efektif untuk membantu Anda menentukan pilihan :
- Sesuaikan tensile strength dengan beban operasional aktual
- Pilih cover rubber berdasarkan jenis material dan suhu kerja
- Pastikan diameter pulley sesuai dengan rekomendasi belt
- Hitung kebutuhan safety factor agar belt bertahan lama
- Konsultasikan layout dan jarak conveyor sebelum menentukan grade
- Gunakan belt dari brand terpercaya agar mutu steel cord stabil
- Bandingkan total cost of ownership, bukan hanya harga awal
Memilih steel cord conveyor belt harus mempertimbangkan efisiensi jangka panjang, bukan hanya harga pembelian.
Kesimpulan
Proses memilih steel cord conveyor belt yang tepat sangat penting untuk menjamin operasional yang stabil, aman, dan efisien.
Dengan memahami faktor seperti tensile strength, jenis cover rubber, tipe material, kecepatan belt, hingga layout conveyor, Anda dapat menentukan belt yang benar benar sesuai kebutuhan industri.
Apabila Anda membutuhkan bantuan untuk perhitungan teknis, penentuan spesifikasi, atau pengadaan steel cord belt original dari brand ternama, tim kami siap membantu memberikan solusi lengkap untuk sistem conveyor Anda.















