Select Page

Tips Pemasangan Belt Fastener Agar Sambungan Conveyor Tidak Cepat Rusak

Jual Conveyor Belt

RSM sebagai Agen Resmi menjual conveyor belt merk BANDO, HABASIT dan sabuk conveyor murah lainnya

Jual Spareparts Conveyor

RSM menjual spareparts conveyor dan aksesoris conveyor lainnya

Tips Pemasangan Belt Fastener Agar Sambungan Conveyor Tidak Cepat Rusak

Pemasangan belt fastener menjadi tahap yang sangat penting untuk memastikan sambungan conveyor bekerja optimal dan tahan lama.

Proses ini harus dilakukan dengan teknik yang tepat karena pemasangan yang kurang presisi dapat menyebabkan belt cepat rusak, slip, bahkan putus saat beroperasi.

Pada artikel ini kita membahas teknik terbaik dalam pemasangan belt fastener agar sambungan conveyor kuat, stabil, dan aman digunakan dalam berbagai kondisi industri.

 

TIPS PEMASANGAN BELT FASTENER

  1. Tipe Fastener Sesuai Jenis Belt dan Beban Kerja

Sebelum memasuki tahap pemasangan belt fastener, pilih tipe fastener yang benar.

Ada berbagai jenis fastener yang dirancang untuk kebutuhan berbeda, sehingga ketidaksesuaian dapat menyebabkan sambungan cepat aus dan tidak presisi.

Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat memilih fastener :

  • Ketebalan dan material conveyor belt
  • Kapasitas beban angkut
  • Kecepatan conveyor
  • Karakteristik material yang diangkut
  • Kondisi lingkungan kerja seperti basah, abrasif, atau korosif

Pemilihan fastener yang tepat adalah pondasi dari sambungan yang kuat dan tahan lama.

 

  1. Potong Ujung Belt Secara Presisi

Ujung belt yang tidak rata dapat menyebabkan fastener tidak menutup dengan sempurna. Dampaknya adalah sambungan tidak stabil dan cepat mengalami keausan.

Tips untuk hasil potongan yang baik :

  • Gunakan alat cutting khusus belt agar potongan lurus
  • Hindari memotong dengan alat manual yang membuat tepian bergelombang
  • Pastikan kedua sisi belt memiliki panjang dan bentuk yang sama
  • Bersihkan sisi belt sebelum dipasang fastener

Potongan yang simetris membantu fastener terkunci dengan maksimal.

 

  1. Gunakan Alat Pemasangan Fastener

Tekanan saat memasang fastener harus konsisten pada seluruh sisi sambungan. Jika salah satu sisi lebih tinggi atau lebih rendah, sambungan dapat retak atau patah saat menerima beban.

Beberapa alat yang disarankan digunakan:

  • Fastener installation tool
  • Hand press atau impact tool
  • Vice clamp
  • Alignment guide untuk memastikan posisi fastener lurus

Dengan alat yang tepat, proses pemasangan menjadi lebih cepat, rapi, dan tahan lama.

 

  1. Periksa Alignment Belt

Sambungan yang miring adalah penyebab umum fastener cepat rusak. Pastikan posisi fastener lurus dan mengikuti garis tengah belt.

Hal yang perlu dilakukan :

  • Tandai garis tengah belt sebelum pemasangan
  • Lakukan pengecekan visual setelah fastener dipasang
  • Pastikan tidak ada bagian yang menonjol atau tidak sejajar

Alignment yang benar membantu belt bergerak mulus tanpa getaran berlebih.

 

  1. Kencangkan Fastener Hingga Mengunci

Penguncian fastener yang kurang kuat membuat sambungan mudah terbuka saat conveyor menerima beban berat. Pengencangan harus dilakukan hingga fastener menyatu rapat dengan belt.

Beberapa tips pengencangan :

  • Ikuti torsi atau tekanan standar dari produsen fastener
  • Periksa setiap titik kunci dan pastikan tidak ada yang kendor
  • Pastikan tidak ada celah antara belt dan fastener

Penguncian yang baik adalah kunci ketahanan sambungan dalam jangka panjang.

 

  1. Lakukan Pengujian Setelah Instalasi

Setelah proses pemasangan belt fastener, penting untuk melakukan pengecekan sebelum conveyor dipakai secara penuh.

Hal yang perlu diuji :

  • Putaran belt pada kecepatan rendah
  • Kondisi sambungan saat belt menerima beban ringan
  • Tidak ada suara gesekan berlebih pada joint
  • Tidak ada getaran abnormal pada area sambungan

Pengujian ini membantu memastikan sambungan aman sebelum conveyor beroperasi dalam kapasitas penuh.

 

  1. Lakukan Maintenance Rutin

Meskipun fastener sudah terpasang dengan benar, area sambungan tetap perlu diperiksa secara berkala untuk menjaga performanya.

Poin maintenance yang wajib dilakukan :

  • Periksa apakah fastener mulai kendor
  • Lihat tanda tanda keausan pada joint
  • Bersihkan material yang mungkin tersangkut di area sambungan
  • Ganti fastener jika sudah aus

Perawatan rutin memastikan sambungan tetap kuat dan mencegah downtime akibat kerusakan mendadak.

 

Kesimpulan

Proses pemasangan belt fastener yang benar sangat penting untuk menjaga ketahanan sambungan conveyor dalam jangka panjang.

Mulai dari memilih tipe fastener yang tepat, melakukan pemotongan presisi, memastikan alignment, hingga melakukan pengujian dan maintenance rutin, semuanya berperan besar dalam menciptakan sambungan yang kuat dan stabil.

Jika Anda membutuhkan layanan pemasangan fastener dengan standar industri, tim profesional kami siap membantu mulai dari inspeksi, pemilihan fastener, hingga instalasi lengkap agar conveyor Anda bekerja optimal tanpa gangguan.

 

Konsultasi ?

Call Us : (021) 7823856
0855-808-5555

Related Posts

Follow Us

About the Author

Seputar Marketing

Related Posts

Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!