Penyimpanan lem conveyor merupakan faktor penting yang sering kali diabaikan dalam perawatan dan pengelolaan sistem conveyor.
Padahal, kualitas lem conveyor sangat berpengaruh terhadap kekuatan sambungan belt, baik pada proses hot splicing maupun cold splicing.
Lem conveyor yang disimpan dengan cara tidak tepat berisiko mengalami penurunan kualitas sehingga daya rekatnya tidak optimal saat digunakan.
PENYIMPANAN LEM CONVEYOR
Lem conveyor diformulasikan dengan bahan kimia tertentu yang sensitif terhadap suhu, kelembapan, dan paparan udara.
Jika kondisi penyimpanan tidak sesuai, komposisi kimia lem dapat berubah sehingga memengaruhi performa saat diaplikasikan.
Beberapa dampak negatif dari penyimpanan lem conveyor yang tidak tepat antara lain :
- Daya rekat menurun
- Waktu curing menjadi tidak konsisten
- Sambungan belt mudah terlepas
- Umur pakai conveyor belt menjadi lebih pendek
- Meningkatkan risiko downtime produksi
Karena itu, penyimpanan lem conveyor harus mengikuti standar yang direkomendasikan oleh produsen.
Karakteristik Lem Conveyor
Sebelum membahas tips penyimpanan, penting untuk memahami karakteristik umum lem conveyor.
Lem conveyor umumnya memiliki sifat :
- Sensitif terhadap perubahan suhu ekstrem
- Mudah menguap jika terpapar udara terlalu lama
- Rentan terhadap kelembapan tinggi
- Memiliki masa simpan (shelf life) tertentu
Dengan memahami karakteristik ini, proses penyimpanan lem conveyor dapat dilakukan dengan lebih tepat dan aman.
Tips Penyimpanan Lem Conveyor
Berikut beberapa tips penting yang dapat diterapkan agar kualitas lem conveyor tetap terjaga:
- Simpan di Suhu Ruangan yang Stabil
Penyimpanan lem conveyor idealnya berada pada suhu ruangan yang stabil, umumnya antara 20–30°C. Suhu yang terlalu panas dapat mempercepat penguapan bahan aktif, sementara suhu terlalu dingin dapat memengaruhi konsistensi lem.
- Hindari Paparan Sinar Matahari Langsung
Sinar matahari langsung dapat meningkatkan suhu kemasan lem dan memicu reaksi kimia yang tidak diinginkan. Pastikan lem disimpan di tempat tertutup atau ruangan dengan pencahayaan tidak langsung.
- Perhatikan Kelembapan Ruangan
Kelembapan yang tinggi dapat memengaruhi kualitas lem conveyor. Sebaiknya simpan lem di ruangan kering dengan sirkulasi udara yang baik untuk mencegah kontaminasi uap air.
- Pastikan Kemasan Selalu Tertutup Rapat
Setelah digunakan, kemasan lem harus segera ditutup rapat untuk mencegah udara masuk. Paparan udara dapat menyebabkan lem mengental atau mengering sebelum masa simpannya berakhir.
- Simpan di Posisi yang Aman dan Stabil
Letakkan kemasan lem conveyor di rak yang stabil dan tidak mudah terguncang. Hindari penyimpanan di lantai atau area yang rawan benturan untuk menghindari kebocoran atau kerusakan kemasan.
Masa Simpan Lem Conveyor
Setiap lem conveyor memiliki masa simpan yang berbeda tergantung jenis dan formulasi produknya. Selalu periksa tanggal produksi dan rekomendasi shelf life dari produsen.
Beberapa tips terkait masa simpan antara lain :
- Gunakan sistem FIFO (First In First Out)
- Tandai tanggal pembelian dan pembukaan kemasan
- Jangan menggunakan lem yang sudah melewati masa simpan
Menggunakan lem conveyor yang sudah kedaluwarsa dapat menurunkan kualitas sambungan belt secara signifikan.
Risiko Lem Conveyor yang Tidak Disimpan Benar
Kesalahan dalam penyimpanan lem conveyor dapat menimbulkan berbagai masalah pada sistem conveyor, seperti :
- Sambungan belt cepat terlepas
- Splicing tidak maksimal
- Conveyor belt mudah bergeser atau slip
- Meningkatkan biaya perbaikan dan penggantian
Risiko ini dapat berdampak langsung pada produktivitas dan efisiensi operasional industri.
Standar Keselamatan Penyimpanan Lem Conveyor
Selain menjaga kualitas, aspek keselamatan juga perlu diperhatikan dalam penyimpanan lem conveyor.
Beberapa lem conveyor mengandung bahan kimia yang mudah terbakar atau mengeluarkan uap tertentu.
Langkah keselamatan yang disarankan antara lain :
- Simpan jauh dari sumber api atau panas
- Gunakan ruangan dengan ventilasi yang baik
- Ikuti petunjuk keselamatan dari produsen
- Gunakan APD saat menangani lem conveyor
Dengan menerapkan standar keselamatan, risiko kecelakaan kerja dapat diminimalkan.
Kesimpulan
Penyimpanan lem conveyor yang tepat merupakan langkah penting untuk menjaga kualitas sambungan conveyor belt dan kelancaran operasional industri.
Dengan memperhatikan suhu, kelembapan, kemasan, serta masa simpan, kualitas lem conveyor dapat tetap stabil dan siap digunakan saat dibutuhkan.
Jika Anda membutuhkan lem conveyor berkualitas serta panduan penyimpanan yang tepat, jangan ragu untuk menghubungi Tim RSM.
Tim RSM siap membantu Anda dengan produk terpercaya dan dukungan teknis profesional sesuai kebutuhan industri Anda.















